1. Nama Pesantren : Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah Kapau
Kecamatan : Tilatang Kamang
Kabupaten : A g a m
Provinsi : Sumatera Barat
- Sejarah Ringkas Berdirinya MTI Kapau
Pada tahun 1929 di nagari Kapau diadakan musyawarah antara beberapa tokoh masyarakat dengan pimpinan nagari yang menghasilkan keputusan akan mendirikan Sekolah Agama yang bertempat di Pandam Basasak Kenagarian Kapau. Alhamdulillah pada waktu itu dengan usaha yang gigih para tokoh tersebut berdirilah sekolah agama dengan 7 (tujuh) ruang belajar. Pelopornya adalah Hamzah Dt.Batuah yang menjabat Kepala Nagari (1913-1931) dan dibantu oleh Inyik Syech Abdurrahman, Dt.Sajatino, Haji Abbas Chatib, Dt.Malano, Haji Muhammad Amin, Yang Basa Tuo dan lain-lain.
Atas inisiatif beliau-beliau itulah sehingga pada tanggal 28 Juli 1929 diresmikanlah pembukaan sekolah ini oleh Inyik Syech Sulaiman Ar-Rasuly (Inyik Candung) dan diberi nama Madrasah Tarbiyah Islamiyah ( MTI ) dengan lama belajar 7 tahun. Dikepalai oleh Buya H.Muhammad Nur Tuanku Mudo dengan guru-guru seperti Abdul Salam Malin Saidi, Haji Gazali, Ramli Tuanku Muhammad, Haji Sjarbaini, Dt.Doto Basa, Rasjidin Kari Bagindo, Malin Kayo dan lain-lain yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Beliau semua telah mengorbankan tenaga dan pikiran untuk mengajar secara sukarela.
Dalam meningkatkan dana sekolah sebanyak-banyaknya maka diadakan wadah Wirid Pengajian sekali seminggu yang disponsori oleh Inyik Syech Abbas Qadhi dari Bukittinggi. Demikianlah sekolah ini berjalan dari masa ke masa dengan baik dan pada tahun 1942 sekolah telah memberikan ijazah kepada murid-murid sebanyak 40 (empat puluh) orang.
Setelah zaman kemerdekaan sekolah tidak luput dari pasang surut dan maju mundurnya sampai pada masa pergolakan daerah PRRI tahun 1957, hingga akhirnya sekolah yang menjadi kebanggaan masyarakat Kapau ditutup sama sekali pada tahun 1958 sampai tahun 1975.
Kemudian dari itu pengurus yang selama ini tidak bekerja lagi kembali mengadakan rapat untuk membentuk pengurus baru yang akan bekerja keras dan gigih dan dengan menghimpun suatu kekuatan untuk kembali “Mambangkik Batang Tarandam”. Maka pada tahun 1975 Pengurus baru pun terbentuk yang dipimpin oleh Syech Rasjidin Kari Bagindo (Inyik Chatib) dan memberi kepercayaan kepada Ustadz Zul’aidi Ml.St.Alamsyah,BA sebagai Kepala Sekolah. Kemudian setelah itu sekolah secara berturut-turut dipimpin oleh Ustadz-ustadz : Suardi. AM, BA (1980-1989), Drs.H.Zul’aidi Ml.St.Alamsyah (1989-1993), Drs.A.Malik Rahman (1993-1996), Drs.Bachtiar Tandjung (1996-1999) Drs.Muhammad Yarnani (1999-2005) Drs. A.K.Dt.Nankodoh Rajo (2005-2007) Drs. Abbas H.I (2007-2010) dan Drs.Marjohan, M.Pd (2010- Sekarang).
Pada tahun 1989 setelah wafatnya Buya Rasjidin Kari Bagindo (1986), pengurus dipimpin oleh H.Hashuda Dt.Madjo Nan Tuo (Ketua I), H.D.S Mangkuto (Ketua II) dan Aminuddin Dt.Bagindo Basa (Ketua III). Kemudian tanggal 18 Mei 1998 (akta Notaris Yulfaisal, SH Nomor: 10) didirikan Yayasan MTI Kapau oleh para pendiri yaitu: Aminuddin Dt.Bagindo Basa, Haji Muhammad Noer Amin, Haji Daiman St.Mangkuto, Haji Firdaus Efendi, A.H, Umi Aisyah dan Ibuk Sabidar. Sesuai Akta Yayasan maka Badan Pengurus dipimpin oleh Aminuddin Dt.Bagindo Basa sebagai Ketua Umum sampai beliau wafat tanggal 22 Mei 2000 dan kemudian dipimpin oleh H.M.Noer Amin St.Mangkuto sampai beliau wafat tanggal 10 November 2003.
Kemudian Pengurus Yayasan MTI Kapau dipimpin Ketua Umum yaitu Yendraldi, S.Pd ( 2004-2009) dan Drs. H.Zuiyen Rais, MS sebagai Ketua Badan Pembina Yayasan hingga Sekarang. Periode 2009-2018 Ketua Umum Yayasan MTI Kapau adalah Drs. H.Yefferson, SH, MA Dt.Lurah. Periode selanjutnya 2020 – sekarang Pengurus Yayasan dipimpin oleh H.Teddy Martha, S.STP dan Pimpinan Pondok Ustadz Ilham Afriadi, SHI, MB.
Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah Kapau terdiri atas dua tingkatan yaitu tingkat Tsanawiyah dan tingkat Aliyah. Untuk Tingkat Tsanawiyah pada tahun 2014 telah terakreditasi B untuk tingkat Aliyah dan Akreditasi C untuk tingkat Tsanawiyah. Sejak dibangun kembali tahun 1975, MTI Kapau telah berkembang baik dari segi kualitas maupun kuantitas, terutama Pimpinan dan Guru-guru yang berpengalaman dan ditunjang sarana dan prasarana yang cukup memadai. MTI Kapau juga telah menamatkan ribuan murid yang sebahagian besar melanjutkan ke Perguruan Tinggi dan banyak yang telah berhasil di segala bidang.
Potensi Sumber Daya Manusia di Negara Kesatuan Republik Indonesia pada umumnya didominasi oleh umat Islam. Potensi tersebut merupakan asset Pembangunan Bangsa dan Negara apabila dapat dikembangkan ke arah yang produktif.
Yayasan sebagai lembaga Pendidikan Agama Islam memiliki potensi dan peranan besar dalam rangka mewujudkan tujuan pembangunan nasional. Faktor keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan aspek fisik material dan aspek mental spritual, merupakan modal dasar untuk meningkatkan kualitas hidup umat Islam.
Pimpinan Pondok : Ilham Afriadi, SH.I., ME
- Kepala MTs : Ilham Afriadi, SH.I., ME
- Kepala MA : Dra. Renti Ade Roza
- Syaikhul Madrasah : Drs. Syahrial Chan
- Wakil Syaikhul Madrasah : Makrifatullah, S.Pd
- Waka. Bidang Pendidikan : Hj. Hartati, S.Pd
- Waka. Bidang Kesiswaan : Zulfahmi, S.Pd
- Waka. Sarpras : Syaiful Anwar
- Kepala Tata Usaha : Rosesmy Annisa Fitri, S.Ag
- Bendahara : Junita, S.Pd
- Majelis Guru / Pegawai : 35 Orang
- Jumlah Santriwan/ti, Lima tahun terakhir :
| Tahun | Kelas 1 | Kelas 2 | Kelas 3 | Kelas 4 | Kelas 5 | Kelas 6 | Jumlah |
| 2016 | 11 | 14 | 18 | 9 | 14 | 9 | 75 |
| 2017 | 24 | 28 | 18 | 9 | 14 | 9 | 102 |
| 2018 | 9 | 11 | 17 | 10 | 14 | 9 | 70 |
| 2019 | 42 | 28 | 5 | 15 | 8 | 9 | 107 |
| 2020 | 29 | 33 | 27 | 4 | 15 | 8 | 116 |
| 2021 | 38 | 28 | 29 | 16 | 4 | 13 | 128 |
| 2022 | 60 | 38 | 20 | 25 | 15 | 4 | 162 |
| 2023 | 42 | 48 | 31 | 15 | 21 | 14 | 171 |
| 2024 | 53 | 41 | 43 | 32 | 13 | 23 | 204 |
| Jumlah | 308 | 269 | 208 | 138 | 118 | 98 | 1135 |
- Buku : Judul Buku : 43 judul Jumlah Buku : 859 Eksemplar
- Potensi Pondok Pesantren yang diharapkan mendukung program sekolah :
– Masyarakat Kapau dan Perantauan – Fasilitas olahraga
– Alumni MTI Kapau – Lokasi pesantren di dekat jalan raya
– Dukungan Orang Tua/Wali Murid – Lingkungan sekolah aman dan nyaman
– Dekat dengan Ibu Kecamatan – Fasilitas/Kegiatan Ekstrakurikuler
VISI PONDOK PESANTREN
v Unggul dalam prestasi, berilmu, beriman, bertaqwa dan berbudaya dengan indikator sebagai berikut :
- Unggul dalam mencetak kader-kader ulama yang mempertahankan ciri khas surau dan pesantren dengan mempelajari kitab-kitab kuning.
- Unggul dalam meluluskan santriwan/ti yang dapat melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi baik tanpa melalui tes (PMDK) maupun melalui tes (SMPTN).
- Unggul dalam lomba Khutbah Jum’at, Pidato dan Kesenian serta Marching Band
- Unggul dalam kegiatan Olahraga.
- Menjunjung tinggi nilai-nilai dan prinsip Agama Islam.
- Unggul dalam disiplin Belajar dan Mengajar.
- Mendidik santri yang mempunyai keseimbangan IMTAQ dan IPTEK.
MISI PONDOK PESANTREN
v Untuk mewujudkan visi tersebut PP. MTI Kapau merumuskan Misi sebagai berikut :
- Melaksanakan Proses Belajar dan Mengajar dan Bimbingan secara efektif dan berkesinambungan.
- Menimbulkan semangat dalam meningkatkan prestasi secara intensif kepada seluruh warga pesantren.
- Meningkatkan disiplin pesantren.
- Menanamkan ajaran-ajaran agama yang langsung dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
- Meningkatkan kegiatan Ekstrakurikuler.
- Meningkatkan semangat kerja dan layanan dengan penataan lingkungan yang baik.
- Meningkatkan rasa kekeluargaan diantara sesama pengurus, guru dan masyarakat.
- Menerapkan manajemen Partisipatif.
TUJUAN PONDOK PESANTREN
v Tujuan yang hendak dicapai pesantren 4 tahun ke depan :
- Meningkatkan rata-rata NEM / Nilai UAN sesuai dengan standar sekolah negeri.
- Diterima di Perguruan Tinggi sesuai dengan jurusan dengan pencapaian 70 %.
- Lebih menekankan pengamalan ajaran agama dengan baik berdasarkan teori-teori yang diajarkan di sekolah dan saling menghormati serta menghargai antar sesama warga sekolah.
- Terwujudnya lingkungan yang nyaman, sejuk dan asri serta menyenangkan sehingga mampu menciptakan suasana yang kondusif.
- Melengkapi semua data pesantren sehingga informasi dan layanan bagi yang memerlukan dapat diperoleh secara cepat dan akurat.
PENDIRI DAN PIMPINAN YAYASAN MTI KAPAU
1. Hamzah Dt.Batuah (1929)
2. Syech Abdurrahman (1929)
3. Dt.Sajatino (1929)
4. Haji Abbas Chatib (1929)
5. Dt. Malano (1929)
6. Haji Muhammad Amin (1929)
7. Yang Basa Tuo (1929)
8. Haji Gazali (1929)
9. Syech Rasjidin Kari Bagindo (1975-1986)
10. H. Hashuda Dt. Madjo Nan Tuo (1986)
11. H. Daiman Sutan Mangkuto (1986)
12. Aminuddin Dt. Bagindo Basa (1998) dan Pengurus Yayasan (1998-2000)
13. H. M. Noer Amin St.Mangkuto (1986) dan Pengurus Yayasan (1998-2003)
14. Drs. H. Zuiyen Rais, MS (1998) dan Pembina Yayasan (2004 – Sekarang)
15. Yendraldi, S.Pd – Ketua Pengurus Yayasan ( 2004-2009)
16. Drs. H.Yefferson, SH, MA Dt.Lurah – Ketua Pengurus Yayasan (2009- 2018)
17. Drs. Marjohan, M.Pd – Ketua Pengurus Yayasan (2018-2020)
18. H. Teddy Martha, S.STP – Ketua Pengurus Yayasan (2020-sekarang)
PIMPINAN MTI KAPAU SEJAK MULAI BERDIRI SAMPAI SEKARANG
- Buya H. Muhammad Nur Tuanku Mudo (1929-1958)
- Ustadz Zul’aidi Ml.St.Alamsyah, BA (1975-1980)
- Ustadz Suardi. AM, BA (1980-1989)
- Drs. H. Zul’aidi Ml.St.Alamsyah (1989-1993)
- Drs. A. Malik Rahman (1993-1996)
- Drs. Bachtiar Tandjung (1996-1999)
- Drs. Muhammad Yarnani (1999-2005)
- Drs. A.K Dt. Nankodoh Rajo (2005-2007)
- Drs. Abbas H.I (2007-2010)
- Drs. Marjohan, M.Pd (2010- 2015)
- Dukman Khatib Bandaro (2015)
- Asra Fakhri Dt.Nankodoh (2015-2016)
- Drs. Ridwan M. Noer (2016-2020)
- Ilham Afriadi, SHI., MB (2020-sekarang)
Data Sarana Prasarana
| No. | Jenis Prasarana | Jml Ruang | |
| 1 | Ruang Kelas | 8 | |
| 2 | Perpustakaan | 1 | |
| 3 | R. Labor IPA | 1 | |
| 4 | R. Labor Komputer | 1 | |
| 5 | R. Labor Bahasa | 1 | |
| 6 | R. Pimpinan | 1 | |
| 7 | R. Kepala MTs / MA | 1 | |
| 8 | R. Guru | 1 | |
| 9 | R. Tata Usaha | 1 | |
| 10 | R. Konseling | 1 | |
| 11 | Tempat Beribadah | 1 | |
| 12 | R. UKS/Poskestren | 1 | |
| 13 | Jamban | 4 | |
| 14 | Gudang | 1 | |
| 15 | Tempat Olah Raga | 1 |
Program dan Kegiatan Madrasah
- Kegiatan Internal Madrasah
Kegiatan internal madrasah ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan dalam lingkungan madrasah berupa ; kegiatan proses belajar mengajar, pengadministrasian pendidikan dan lain sebagainya. Pada penyelenggaraan proses belajar mengajar kegiatannya terbagi kepada dua bagian, sebagaimana berikut ini.
- Kegiatan Intra Kurikuler
Program dan kegiatan Madrasah secara umum diselenggarakan dalam dua bentuk kegiatan, yaitu kegiatan intra kurikuler dan ekstra kurikuler. Pada kegiatan intra kurikuler diselenggarakan program reguler Madrasah, berupa kegiatan proses belajar mengajar (PBM) dari rentang waktu Sabtu sampai dengan Kamis, dari jam 07.15 sampai dengan 14.40 WIB setiap harinya.
- Kurikulum Pondok
Pondok Pesantren MTI Kapau memiliki kurikulum yang berbasis karakter dengan menganut faham Ahlussunnah wal Jama’ah dalam kajian Akidah, menganut Mazhab Syafi’i dalam kajian Fiqh, memberdayakan tradisi Mudzakarah agar mempunyai kebiasaan kritis, dialogis, dan berfikir moderat, serta mempertahankan pola halaqah dalam pendalaman kitab kuning di samping pola klasikal dalam PBM secara umum. Berikut nama-nama bidang studi beserta kitab rujukan pada masing-masingnya.
| No | Kls | Mata Pelajaran | Nama Kitab Kuning | Pengarang |
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
| 1 | I | Fiqih | Matn al-Ghayah wa al-Taqrib | Ahmad Hasan bin Ahmad (Abi Syuja’) |
| Tauhid | Al-Aqwal al-Mardhiyyah | Sulaiman Arrasuli | ||
| Al-Qur’an | al-Tajwid wa Tahsin al-Qiraat | As’ad Humam | ||
| Hadits | Matn al-Arba’in | Yahya bin Syarifuddin (al-Nawawiy | ||
| Nahwu | Matn al-Ajurumiyyah | Al-Shanhajiy | ||
| Sharaf | Matn al-Bina wa al-Asas | Imam Mula Abdullah al-Dankuziy | ||
| 2 | II | Fiqh | Fath al-Qarib al-Mujib | Ahmad Hasan bin Ahmad (Abi Syuja’) |
| Tauhid | Al-Jawahir al-Kalamiyah | Thahir bin Shalih al-Juza’i | ||
| Al-Qur’an | Al-Qur’an al-‘Azhim | |||
| Hadits | Al-Ahadits al-Muhktarat | Mawardi Muhammad | ||
| Nahwu | Mukhtasharun Jiddan | Ahmad Zaini Dahlan | ||
| Sharaf | Al-Kailaniy | Ibnu Hisyam | ||
| 3 | III | Fiqh | Fath al-Qarib al-Mujib | Ahmad Hasan bin Ahmad (Abi Syuja’) |
| Tauhid | Duwr al-Farid | Ahmad al-Nahrawiy | ||
| Tafsir | Tafsir Ayat al-Ahkam | |||
| Al-Hadits | Al-Syanawaniy | Muhammad bin Ali al-Syanawaniy | ||
| Ushul al-Fiqh | Ushul al-Fiqh fi Mabadiy Awwaliyah | Abdul Hamid Hakim | ||
| Nahwu | Al-Kawakib al-Durriyyah | Muhammad bin Ahmad bin Abdul Bar | ||
| Sharaf | Al-Kailaniy | Ibnu Hisyam |
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
| 4 | IV | Fiqh | I’anat al-Thalibin al-Juz al-Awwal | Abu Bakar Syatha |
| Tashauf | Muraq al-‘Ubudiyah | Al-Ghazaliy | ||
| Tauhid | Fath al-Majid | Al-Nawawiy al-Bantaniy | ||
| Tafsir | Tafsir Ayat al-Ahkam | |||
| Ushul al-Fiqh | Al-Waraqat | Ahmad bin Muhammad al-Damyati | ||
| Balaghah | Bidayat al-Balaghah | Sirajuddin Abbas | ||
| Nahwu | Qathr al-Nada | Ahmad bin Ahmad al-Suja’iy | ||
| Sharaf | Salsal al-Madkhal | Abi Hamid Muhammad al-Qashi Muhammad Ilyas al-Jawiy | ||
| 5 | V | Fiqh | I’anat al-Thalibin al-Juz al-Tsaniy | Abu Bakar Syatha |
| Tashauf | Minhaj al-‘Abidin | Al-Ghazaliy | ||
| Tauhid | Fath al-Majid | Al-Nawawiy al-Bantaniy | ||
| Tafsir | Tafsir Ayat al-Ahkam | |||
| Ilmu Tafsir | Mabahits ‘Ulum al-Qur’an | Mana’ al-Qaththan | ||
| Ushul al-Fiqh | Al-Waraqat + Lathaif al-Isyarat | Ahmad bin Muhammad al-Damyati + Abi ‘Abdillah Muhammad bin al-Ra’aini | ||
| Balaghah | Bidayat al-Balaghah + al-Jauhar al-Maknun | Ahmad Damanhuri | ||
| Manthiq | Iydhah al-Mubham | Ahmad Damanhuri | ||
| Nahwu | Qathr al-Nada + al-Khudariy al-Juz al-Awwal | Ahmad bin Ahmad al-Suja’iy + Muhammad al-Khudhariy | ||
| 6 | VI | Fiqh | I’anat al-Thalibin al-Juz al-Tsalits | Abu Bakar Syatha |
| Tashauf | Minhaj al-‘Abidin | Al-Ghazaliy | ||
| Tauhid | Al-Dasuqiy | Muhammad al-Dasuqiy bin al-Subkiy | ||
| Tafsir | Tafsir Ayat al-Ahkam | |||
| Ushul al-Fiqh | Lathaif al-Isyarat | Abi ‘Abdillah Muhammad bin al-Ra’aini | ||
| Balaghah | al-Jauhar al-Maknun | Ahmad Damanhuri | ||
| Manthiq | Iydhah al-Mubham | Ahmad Damanhuri | ||
| Nahwu | al-Khudariy al-Juz al-Awwal | Muhammad al-Khudariy |
- Kurikulum Umum
Sejak didirikan pada 1929, telah komit dan konsisten melaksanakan kegiatan pendidikan yang mengacu kepada Al-Qur’an dan Sunnah dengan mengedepankan akhlakul karimah, yang bertujuan untuk “Mewujudkan Intelektual Muslim Muda yang Tafaqquh Fiddin”. Setelah dicanangkan program “Wajib Belajar 9 Tahun” PONPES MTI Kapau mengadopsi kurikulum berdasarkan kepada peraturan dan perundang-undangan pendidikan yang berlaku di Indonesia. Sebagai lanjutan dari program wajib belajar 9 tahun, pada 2 Mei 2008, dicanangkan program wajib belajar 12 tahun dengan menggunakan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan”, atau yang lebih dikenal dengan KTSP 2008. Dengan KTSP 2008 ini, bidang studi umum tetap mendapat tempat yang pasti di dunia pondok pesantren, dengan sedikit kelonggaran bahwa pondok pesantren diperkenankan untuk menetapkan jumlah jam tatap muka berdasarkan kepada tingkat kebutuhan, namun tetap mengacu kepada jam tatap muka minimal untuk beberapa bidang studi pokok.
Pada tahun 2013, pemerintah kembali melahirkan kurikulum pendidikan baru yang diberi nama dengan Kurikulum 2013. Pada kurikulum ini lebih menekankan kepada pendidikan berbasis karakter. Hal ini sangat sejalan dengan pola kurikulum pengajaran yang telah dilaksanakan oleh setiap pesantren yang ada di seluruh Indonesia – termasuk PONPES MTI Kapau
- Kegiatan Ekstra Kurikuler
Dalam kegiatan ekstra kurikuler ini, telah ditetapkan beberapa kegiatan yang terdiri dari;
- Program Wajib
Pada Kegiatan ekstra kurikuler ini semua santri diwajibkan untuk mengikutinya, baik itu berdasarkan kepada tingkatan kelas maupun secara umum. Pada kegiatan berdasarkan tingkatan kelas antara lain :
- Belajar Malam untuk pendalaman materi Kitab Kuning
Kegiatan belajar malam ini dilaksanakan secara terstruktur di Madrasah untuk kelas I pondok dan non struktur bagi kelas II s/d VI pondok.
- Tahfizhul Qur’an dengan tingkatan juz tertentu untuk setiap kelasnya.
- Pramuka
Kegiatan pramuka ini menjadi kegiatan ekstra kurikuler wajib bagi kelas II dan III pondok atau VII, VIII MTs dan V,VI pondok atau X, XI MA, berdasarkan kepada Kurikulum 2013.
- Program Pilihan
Pada Kegiatan ekstra kurikuler ini santri diberi keleluasaan untuk mengikutinya, berdasarkan bakat dan minat santri yang disesuaikan dengan ketersediaan waktu dan tenaga pengajar. Bentuk-bentuk kegiatan ini antara lain :
- Kegiatan Khutbah
- Kegiatan Pidato
- Khaligrafi
- Silat dan Karate
- Drumband
Semua kegiatan pada program pilihan ini, sesuai dengan pemberlakuan Kurikulum 2013 telah di adopsi ke dalam kegiatan Pengembangan Diri, namun tetap pada bentuk program pilihan berdasarkan pada bakat dan minat santri.
Selain program pilihan di atas, terdapat juga program muhadharah yang diikuti oleh santri. Program muhadharah ini dilaksanakan dalam dua bentuk kegiatan. Pada kegiatan Intra Kurikuler, kegiatan muhadharah ini ditetapkan menjadi muatan lokal dengan bobot 1 jam tatap muka yang dimanfaatkan sebagai penjabaran teori dan teknik khutbah dan pidato.
- Kegiatan Eksternal Madrasah
Kegiatan eksternal Madrasah ini biasanya dilaksanakan oleh Santri. Kegiatan ini ditampilkan dalam dua bentuk, yaitu sosial dan dakwah. Di bidang sosial, santri biasanya diikutkan dalam kegiatan gotong royong bersama dengan masyarakat di lingkungan Madrasah, baik itu gotong-royong di jalan maupun di tempat-tempat umum lainnya. Pada bidang dakwah, ini ditampilkan dalam bentuk dakwah bil hal dan dakwah bil qaul berupa kegiatan Mesjidku Bersih, Safari Dakwah, dan ikut melaksanakan proses penyelenggaraan jenazah ketika ada musibah kematian.
1. GEDUNG PONDOK PESANTREN MTI KAPAU


2. RUANG PIMPINAN PONDOK

2. RUANG MAJELIS GURU

2. RUANG LABOR DAN KESENIAN


Tinggalkan Balasan